“Project” dan “kategori” itu rasanya kayak kerja. Intention rasanya kayak hidup.

Kamu pasti pernah coba organisir hidup pakai project atau area. “Health”, “Career”, “Side Project”. Awalnya enak, tapi lama-lama malah kaku. Hidup kan memang tidak bisa dipaksa rapi di project board.

Intention itu beda. Sederhananya, intention itu hal yang penting buat kamu saat ini. Mungkin “Get healthier”, “Learn guitar”, “Ship the MVP”, atau “Be more present with family”. Tidak harus muluk-muluk. Yang penting jujur sama diri sendiri.

Apapun bisa jadi intention.

Mau itu terasa seperti area, project, goal, atau fase dalam hidup kamu, semuanya cukup disebut intention. Tidak perlu repot pilih kategori. Intention itu fleksibel, tidak memaksa kamu ikut sistem tertentu. Cukup bilang “ini yang sedang jadi fokus aku.”

Seperti area: “Take care of my body”. Berkelanjutan, tidak ada deadline, cuma arah.

Seperti project: “Renovate kitchen”. Ada titik selesainya, tapi tidak perlu disebut project.

Seperti goal: “Run a half marathon”. Sesuatu yang kamu tuju, dengan pace kamu sendiri.

Seperti fase hidup: “Grow in my career”. Fokus yang ikut berkembang seiring peran kamu berubah.

Satu istilah, satu tempat. Tidak perlu pusing dengan kategori, cukup tulis apa yang penting buat kamu.

Intention itu berubah, dan memang seharusnya begitu.

Prioritas kamu pasti bergeser tiap minggu. Tinggal drag untuk urutkan ulang. Yang kemarin terasa penting, hari ini belum tentu. List ini mencerminkan posisi kamu sekarang, bukan rencana yang sudah ditentukan dari awal.

Bulan lalu “Ship the MVP” ada di paling atas. Sekarang sudah selesai, dan “Act on user feedback” gantiin posisinya. Tinggal drag.

Minggu depan ada acara sekolah anak? Geser “Be more present with family” ke atas. Setelah acaranya lewat, turun lagi dengan sendirinya.

List intention kamu itu potret kondisi sekarang, bukan rencana yang dipatok.

Garis top 3.

Ada garis pemisah yang membantu kamu jawab: dari semua intention ini, mana tiga yang paling butuh perhatian sekarang? Bukan selamanya, cuma saat ini. Berguna banget kalau kamu punya banyak hal yang berebut waktu.

Intention list showing top 3 above the line and the rest below

Yang di bawah garis bukan berarti tidak penting, cuma bukan yang paling mendesak saat ini.

Semua item hidup di dalam intention.

Task, catatan, ide, mood. Semuanya punya tempat. Waktu kamu menambahkan sesuatu ke dalam intention, kamu langsung tahu kenapa hal itu ada di sana.

Inside Get healthier: starred items, tasks, notes and ideas

Setiap item punya rumahnya. Tidak ada yang tercecer tanpa konteks.